twitter


Manajemen Data Telematika adalah pengembangan dan penerapan arsitektur, kebijakan, praktik, dan prosedur yang secara benar menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan. Jadi, Manajemen data telematika merupakan prosedur yang menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan bantuan telematika. Contohnya yaitu client server yang dapat diartikan sebagai kemampuan komputer untuk meminta layanan request data kepada komputer lain. Setiap instance dari komputer yang meminta layanan disebut sebagai client, sedangkan setiap instance yang menyediakan layanan disebut sebagai server. Data yang diminta oleh client dapat diambil dari database pada sisi server yang sering disebut database server, seperti MySQL, PostgreSQL, Oracle, atau SQL Server.

Client Server
Client Server adalah arsitektur jaringan yang memisahkan client (biasanya aplikasi yang menggunakan GUI) dengan server. Masing-masing client dapat meminta data atau informasi dari server. Sistem client server didefinisikan sebagai sistem terdistribusi.

Karakteristik Client Server
1.      Service (layanan)
-          Hubungan antara proses yang berjalan pada mesin yang berbeda
-          Pemisahan fungsi berdasarkan ide layanannya
-          Server sebagai “provider”
-          Client sebagai “server”
2.      Sharing Resources (sumber daya)
Server bisa melayani beberapa client pada waktu yang sama, dan meregulasi akses bersama untuk share sumber daya dalam menjamin konsistensinya.
3.      Asymmetrical Protocol (protokol yang tidak simetris)
Many to one relationship antara client dan server. Client selalu menginisiasikan dialog melalui layanan permintaan, dan server menunggu secara pasif request dari client.
4.      Transparasi Lokasi
Proses yang dilakukan server boleh terletak pada mesin yang sama atau pada mesin yang berbeda melalui jaringan. Lokasi server harus mudah diakses dari client.
5.      Mix and Match
Perbedaan server client platforms.
6.      Pesan Berbasiskan Komunikasi
Interaksi server dan client melalui pengiriman pesan yang menyertakan permintaan dan jawaban.
7.      Pemisahan Interface dan Implementasi
Server bisa diupgrade tanpa mempengaruhi client selama interface pesan yang diterbitkan tidak berubah.

Keuntungan Client Server
Berikut ini akan dijelaskan beberapa keuntungan dari penggunaan Client Server dalam sebuah jaringan :
1.      Client server mampu menciptakan aturan dan kewajiban komputasi secara terdistribusi.
2.      Mudah dalam maintenance. Memungkinkan untuk mengganti, memperbaiki server tanpa mengganggu client.
3.      Semua data disimpan di server. Server dapat mengkontrol akses terhadap resources, hanya yang memiliki autorisasi saja.
4.      Tempat penyimpanan terpusat, update data mudah. Pada peer-to-peer, update data sulit.
5.      Mendukung banyak clients berbeda dan kemampuan yang berbeda pula.

Kelemahan Client Server
Dibalik keuntungan dan keunggulan, pasti ada kelemahan. Begitu pun untuk client server. Client server memiliki beberapa kelemahan, diantaranya :
1.      Traffic congestion on the network, jika banyak client mengakses ke server secara simultan, maka server akan overload.
2.      Berbeda dengan P2P network, dimana bandwidthnya meningkat jika banyak client merequest. Karena bandwidth berasal dari semua komputer yang terkoneksi kepadanya.
3.      Pada client-server, ada kemungkinan server fail.
4.      Pada P2P networks, resources biasanya didistribusikan ke beberapa node sehingga masih ada node yang dapat meresponse request.

Arsitektur Client Server
  1. Menggunakan LAN untuk mendukung jaringan PC.
  2. Masing-masing PC memiliki penyimpan tersendiri.
  3. Berbagi hardware atau software.

Referensi :

0 komentar:

Posting Komentar